Demi sesuap nasi

Untuk meneruskan kehidupan, manusia sanggup melakukan apa sahaja untuk mencari rezeki termasuklah melakukan kerja-kerja yang boleh membahayakan diri. I bumped into this scenario masa lalu kat Jalan Bangsar. Giler tinggi tu.

Bila tengok keadaan mcm nie, I always terpikir psl my students. Why ? I noticed that ada a fews yang datangnya dari golongan yang berpendapatan rendah, ada yang mak tidak bekerja, surirumah sepenuh masa, ayah kerja buruh atau nelayan kiranya pendapatan tak tetap. Tetapi demi nak lihat anak tu pandai dan belajar tinggi-tinggi sanggup buat apa sahaja. Tapi anak, mengambil peluang tu untuk berpoya-poya sana-sini, tak masuk kelas, enjoy sampai pagi.

This entry was posted in Mummy's note, personal opinions. Bookmark the permalink.

One Response to Demi sesuap nasi

  1. Liza says:

    you are so right, not everyone is fortunate to come from well off family that can provide descent education, but sad to see those yg dari family susah still buat prangai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s